MANADO – Radarmanadoonline.com – Aksi Doger atau pencurian anjing dengan kekerasan akhir-akhir ini marak terjadi di wilayah Sulut.
Bahkan dengan beraninya pelaku-pelaku doger mengancam pemilik anjing dengan senjata tajam saat mereka akan mencuri anjing di kediaman warga.
Merespons hal tersebut, melalui Operasi Pekat 2024, Tim Resmob Polda Sulut dibawa pimpinan Panit 4 Resmob, Jatanras Ditreskrimum Polda Sulut Ipda Fegy Lumantow, berhasil mengamankan tiga pria terduga komplotan pengepul anjing hasil doger.
Tiga terduga pelaku pengepul anjing ini masing-masing berinisial ML alias Sel, JK alias Cky dan JS alias Ames, warga Kota Manado.
Selain tiga terduga komplotan tersebut, Polisi juga berhasil mengamankan 28 ekor anjing hasil kejahatan, dan satu buah mobil pengangkut anjing hasil doger.
Tim Resmob Polda Sulawesi Utara (Sulut) berhasil menangkap tiga terduga komplotan pelaku pengepul anjing hasil kejahatan ini di wilayah Karombasan, Manado, Selasa (6/8/2024).

Kepada wartawan media ini, Ipda Fegy Lumantow mengatakan, modus operandi para pelaku doger ini yakni menggunakan sepeda motor untuk masuk di pedeaaan dan perumahan-perumahan yang ada di Sulawesi Utara.
Setelah itu, mereka memberikan racun (potas/red) kepada anjing peliharaan warga, setelah anjing tersebut teler para pelaku kemudian langsung memukul anjing hingga tewas, kemudian membawa kabur anjing hasil kejahatan di satu titik yanh sudah ditentukan parah pelaku.
“Jadi pelaku doger anjing saat ini menggunakan sepeda motor untuk mendoger anjing. Setelah sudah ada hasil, mereka kumpul anjing hasil kejahatan di satu titik,” jelas Lumantow.
Lanjutnya, setelah sudah dikumpul di satu titik, mereka menghubungi rekan mereka yang menggunakan mobil untuk menjemput hasil doger mereka.
“Setelah dijemput dengan mobil oleh komplotan mereka, selanjutnya dibawa ke pasar untuk dijual,” tambahya.
Ketiga terduga komplotan doger anjing tersebut bersama barang bukti saat ini sudah diamankan di Mapolda Sulut untuk diproses lanjut.
Diketahui, saat penangkapan, ada beberapa pelaku utama yang mengunakan sepeda motor berhasil melarikan diri.
“Saat ini sedang dalam pengejaran,” singkat Lumantow yang juga selaku Waka Team Resmob Polda Sulut.
