27.4 C
Manado
Sabtu, April 25, 2026
spot_img
Beranda Hukum dan Kriminal 3 Hari Polri TNI Razia Sajam dan Senjata Ilegal di Mitra, Kapolda...

3 Hari Polri TNI Razia Sajam dan Senjata Ilegal di Mitra, Kapolda Sulut: Mari Kita Jaga Kedamaian Bersama

3 Hari Polri dan TNI Razia Sajam dan Senjata Ilegal di Mitra, Kapolda Sulut: Mari Kita Jaga Kedamaian Bersama. (foto/wazeng)

MITRA, Radarmanadoonline.com – Kapolda Sulawesi Utara Irjen Pol Roycke Harry Langie didampingi Danrem 131/Santiago Brigjen TNI Martin Susilo Turnip, Wakapolda Sulut Brigjen Pol Bahagia Dachi dan Forkopimda Minahasa Tenggara, mengajak masyarakat Sulawesi Utara khususnya Kabupaten Minahasa Tenggara untuk menjaga keamanan dan ketertiban pasca insiden yang terjadi beberapa hari lalu di Ratatotok.

Hal itu dikatakan Kapolda saat berkunjung ke Polres Minahasa Tenggara dan melihat langsung situasi kondisi kamtibmas di sekitar Kabupaten Minahasa Tenggara, Kamis (27/3/2025) siang.

“‘Mari sama-sama kita jaga keamanan dan kedamaian, sebab di dalam ajaran agama manapun itu diajarkan tentang kedamaian, kalau ada damai berarti berkat juga akan datang. Mari semua elemen berkolaborasi untuk menjaga kamtibmas,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Daerah dan semua tokoh yang sudah bergerak cepat melakukan pemulihan keamanan pasca insiden keributan, sehingga situasi dan kondisi kamtibmas di Mitra dapat kembali aman.

3 Hari Polri dan TNI Razia Sajam dan Senjata Ilegal di Mitra, Kapolda Sulut: Mari Kita Jaga Kedamaian Bersama. (foto/wazeng)

Menurutnya, untuk mencegah kejadian di Ratatotok tidak berulang lagi, maka petugas akan melaksanakan pengamanan.

“Selain pengamanan, mulai hari ini petugas sudah melakukan patroli dan razia sajam sampai senjata ilegal yang melibatkan 300 personel dari Brimob, Reskrim dan Intelkam Polda Sulut, dibantu oleh personel TNI dan personel Polres Mitra,” tegas Kapolda.

Selanjutnya, personel yang bertugas akan dibagi sesuai jumlah spotnya, dan terkolaborasi antara TNI dan Polri.

“Dalam pelaksanaannya, petugas harus sesuai dengan aturan dan hukum yang berlaku, tegas dan terukur. Kita tetap mengedepankan HAM dan sesuai SOP yang berlaku. Kegiatan ini kita laksanakan selama 2 sampai 3 hari, kalau belum aman kita lanjutkan sampai situasi aman,” pungkasnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini