MANADO,Radarmanadoonline.com-Pelaksanaan pra-karantina Pemilihan Nyong-Nona Manado (PNNM) 2025, berlangsung 23-25 Juni. Pra-karantina 22 finalis PNNM 2025, dibuka secara resmi oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Manado yang diwakili Assisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Julises Oehlers, SH, di Ruang Toar Lumimuut, Kantor Wali Kota Manado, Tikala Ares, Senin (23/6/2026).
Seusai pembukaan, Assisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Julises Oehlers, SH yang didampingi moderator, Nona Manado 2024 Della Chelsea Rantung, membawakan materi tentang Pembangunan dan Pemerintahan Kota Manado yang didalamnya mencakup isu strategis Kota Manado, 8 visi-misi Sulut, dan 17 program unggulan.

Materi pembekalan kedua tentang Kepariwisataan disampaikan Kepala Dinas (Kadis) Pariwisata Kota Manado, Esther T.J. Mamangkey, SE, MM. Dalam materinya itu, Kadis Pariwisata Kota Manado, Esther T.J. Mamangkey, SE, MM, mengungkapkan visi-misi Kota Manado, pengembangan aksebilitas darat, laut dan udara, serta data kunjungan wisatawan mancanegara dan nusantara. Kadis Pariwisata Kota Manado, Esther T.J. Mamangkey, SE, MM, juga menerangkan tentang destinasi wisata unggulan Manado yaitu Bunaken. Kemudian, ada gunung Tumpa, Kampung Warna-Warni, pasar Bersehati, dan dermaga wisata Megamas. Selain itu industri pariwisata Manado, jumlah tenaga kerja pariwisata, kelurahan wisata, dan pengembangan ekonomi kreatif. Menariknya, disela-sela menyampaikan materi, Kadis Pariwisata Kota Manado, Esther T.J. Mamangkey, SE, MM, memeriksa kuku para finalis PNNM 2025.
Materi pembekalan lain, disampaikan oleh Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Sekretariat Daerah Kota Manado, Gladly S.B Taliawo, S.Ip. Gladly S.B Taliawo, S.Ip. Gladly S.B Taliawo, S.Ip. membawakan materi tentang Keprotokolan. Dalam materinya, Gladly S.B Taliawo, menjelaskan tentang ruang lingkup keprotokolan sesuai undang-undang nomor 9 tahun 2010 yang meliputi tata tempat, upacara, dan penghormatan. Saat memaparkan materinya ini, Gladly S.B Taliawo mengoreksi posisi duduk 22 finalis PNNM 2025 yang disesuaikan dengan keprotokolan. Materi keempat tentang Etika dan Kepribadian disampaikan oleh Tim Penggerak PKK Kota Manado yang diwakili Staf Ahli PKK Manado dr. Marini M Kapojos. Di sesi ini, finalis dibagi dalam tiga kelompok sekaligus membahas tiga isu yakni generasi muda, kelestarian lingkungan, dan kesehatan.
Materi terakhir di hari pertama itu, dipaparkan secara virtual oleh Tenaga Ahli Pengajar Bidang Strategi Lembaga Ketahanan Nasional (Tajar Lemhannas) Mayor Jenderal (Mayjen) TNI Rano Maxim Adolf Tilaar, S.E, bertajuk Kepemimpinan Muda Yang Berwawasan Kebangsaan Untuk Kemajuan Kota Manado. Turut hadir di pembekalan hari pertama pra-karantina 22 finalis PNNM 2025, Kepala Bidang (Kabid) Pengembangan Pemasaran Pariwisata, Dinas Pariwisata Manado, Abdiel O Bajen, SE, Adyatama Kepariwisataan Ahli Muda, Dinas Pariwisata Kota Manado, Winsy J.Kapoh,SSTP,MSi. Ketua Ikatan Nyong-Nona Manado (INNM) dr Albert Johanes Pongoh, Ketua Panitia PNNM 2025 Resa Yan Sambuaga SE, Peggy Saerang, Nyong Berbakat 2019 Christofer Imanuel Lagurue, Sekretaris Panitia PNNM 2025 Abigail Mambu, Bendahara Panitia PNNM 2025 Eunike Palendeng, Nyong Manado 2024 Imanuel Winokan, Nona Manado 2023 Luisa Rawung, William Clement, dan Mainard Corinus. Diketahui, pelaksanaan PNNM 2025 kerja sama Pemerintah Kota (Pemkot) Manado melalui Dinas Pariwisata (Dispar) Kota Manado, TP-PKK Manado, Ikatan Nyong-Nona Manado (INNM), dan sponsor. Radarmanadoonline.com kembali menjadi media partner di PNNM 2025. Ke-22 finalis PNNM 2025 yakni Finalis Nyong Manado Aditya Nur Fauzan, S.E (Tikala-13), Aldo Tridarma Mona, S.H (Tuminting-01), Arjuna Putra Tumenggung, S.H (Singkil-05), Ayub Kenneth Mamahit (Sario-17), Faiji Ray Tampilang, S.E (Bunake-11), Jeremia Marcelino Lambonan, S.H (Wanea-07), Jevinov Mesiah Wangka (Wenang-21), Kenny Doneto Prawiro Rau (Mapanget-03), Mohammad Zidane Vanja (Malalayang-19), Wiliam Edgan Moses Wior (Paal Dua-09), dan Yordan Yeremia Poluan (Bunaken Kepulauan-15). Finalis Nona Manado, Celline Veronica Tuerah, S.Ds (Paal Dua-16), Dircia Beatriz Soares Kamagi (Wanea-12), Franda Benedicta Paat (Sario-10), Gabriela Anastasya Ang Kawatu (Mapanget-04), Marisa Meyko Nursela Robot (Bunaken Kepulauan-20), Megumi Aime Sumah (Tuminting-02), Nada Melodyva Theresa Besouw (Wenang-18), Ritchel Kyla Lea Kolibu (Bunaken-08), Vindy Mery Maria Aprilia Kembuan (Malalayang-22), White Kimberly Rey Pangkey (Tikala-14), dan Zahwa Annisa Jusuf, S.E (Singkil-06).(axm)



