Advertisement
Polimdo

Polimdo Perkuat Kualitas Riset, P3M Gelar Seminar Penulisan Proposal dan Integritas Ilmiah

MANADO, Radarmanadoonline.com – Politeknik Negeri Manado (Polimdo) terus memperkuat kualitas penelitian dan pengabdian kepada masyarakat melalui seminar yang digelar Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (P3M), Jumat (12/12/2025), di Auditorium Prof. Ruddy Tenda.

Seminar ini bertujuan memberikan bimbingan teknis kepada dosen dan mahasiswa terkait penulisan proposal penelitian dan pengabdian, strategi publikasi pada jurnal internasional bereputasi, serta pentingnya menjaga integritas ilmiah dalam karya akademik.

Kegiatan menghadirkan narasumber berpengalaman, Prof. Apriana Toding, yang telah lama berkecimpung dalam dunia riset dan publikasi internasional.

Seminar secara resmi dibuka oleh Direktur Polimdo, Dra. Maryke Alelo, MBA, yang berharap kegiatan ini dapat mendorong peningkatan kualitas proposal penelitian dan pengabdian yang dihasilkan civitas akademika.

Ketua Panitia Penyelenggara P3M Polimdo, Andreas Randy Wangarry, SE., MSA., Ak., CA, menjelaskan bahwa seminar ini dirancang untuk memperluas wawasan peserta, baik dari sisi teknis maupun pengalaman praktis.

“Pada sesi pertama, Prof. Apriana memberikan pandangan mengenai penulisan proposal yang baik serta strategi publikasi di jurnal internasional bereputasi,” ujar Andreas.

Ia menambahkan bahwa materi yang disampaikan tidak hanya bersifat teoritis, tetapi juga berbasis pengalaman langsung dalam menulis dan mempublikasikan karya ilmiah di tingkat internasional.

“Pengalaman beliau sangat berarti bagi dosen dan mahasiswa Polimdo agar ke depan mampu menghasilkan publikasi terbaik, baik di jurnal nasional terakreditasi maupun jurnal internasional bereputasi,” tambahnya.

Menurut Andreas, seminar ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan P3M dalam mempersiapkan dosen dan mahasiswa menghasilkan karya ilmiah serta program pengabdian kepada masyarakat yang memenuhi standar mutu dan dapat diterima di berbagai jurnal.

Dalam pemaparannya, Prof. Apriana juga menyinggung pentingnya perencanaan jenjang jabatan akademik bagi dosen.

“Apa pun hasil dari hibah, penelitian mandiri, perguruan tinggi, maupun Dikti, setiap dosen pada akhirnya akan mengajukan kenaikan jabatan, termasuk menuju jenjang guru besar,” tuturnya.

Ia menegaskan bahwa setiap dosen memiliki peluang yang sama untuk mencapai jabatan fungsional tersebut.

“Tinggal bagaimana dan kapan kita siap untuk duduk di kursi itu,” ujarnya.

Prof. Apriana juga menguraikan sejumlah kriteria penting dalam promosi ke jenjang Lektor Kepala dan Guru Besar, antara lain kualitas penulisan karya ilmiah, evaluasi penerbitan, integritas akademik, kebaruan penelitian, kesesuaian dan relevansi jurnal, serta kompetensi peneliti. (ivn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button