31.3 C
Manado
Selasa, Agustus 18, 2026
spot_img
Beranda Berita Aksi Tanam 1.100 Pohon Mangrove Dalam Memperingati Mangrove Sedunia 2026.

Aksi Tanam 1.100 Pohon Mangrove Dalam Memperingati Mangrove Sedunia 2026.

blank
Peringatan tanam mangrove sedunia 2026 di Sitaro.

SITARO, radarmanadoonline.com – Peringati hari Mangrove Sedunia 2026, Pemkab Sitaro lakukan penanaman 1.100 pohon mangrove di Kampung Kapeta Kecamatan Siau Barat Selatan, Kamis (30/7/2026).

 

Penanaman tersebut dilakukan secara serentak dalam rangka memperingati Hari Mangrove Sedunia Tahun 2026.

 

 

Aksi nyata pemulihan kawasan pesisir ini diinisiasi oleh Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan (DLHP) Kabupaten Kepulauan Sitaro yang bergandengan tangan dengan PT Len Komunikasi Indonesia (BAKTI).

 

Mengusung tema “Menjaga Mangrove, Mengamankan Generasi Mendatang”, kegiatan ini dirancang bukan sekadar peringatan seremonial, melainkan langkah krusial memoles benteng pertahanan alami pesisir bumi Karangetang.

 

Secara geografis, Kabupaten Kepulauan Sitaro merupakan wilayah kepulauan yang terdiri dari 47 pulau dengan lanskap perairan mencakup lebih dari 80 persen total wilayahnya. Kondisi topografi pesisir yang terbuka ini menempatkan pulau-pulau di Sitaro pada risiko tinggi abrasi air laut, ancaman gelombang pasang, hingga dampak penyerapan karbon dalam meredam perubahan iklim global.

Baca Juga:  Aksi Nyata Kerja Bareng Unsrat dan Kodam XIII/Merdeka di Talaud

 

Menyadari kerentanan ekologis tersebut, Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Kepulauan Sitaro, Heronimus Makainas, menegaskan keberadaan ekosistem mangrove yang sehat merupakan harga mati bagi keberlanjutan hidup warga pesisir.

 

Perlindungan lingkungan laut tidak bisa hanya dibebankan pada satu instansi semata, melainkan butuh keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat.

 

“Penanaman pohon hari ini mungkin terlihat sederhana, namun apabila dirawat dengan baik akan memberikan manfaat besar bagi lingkungan, perekonomian masyarakat, dan keberlanjutan kehidupan generasi mendatang,” ucap Makainas.

 

Gerakan pelestarian ini semakin kokoh dengan hadirnya jajaran pimpinan PT Len Komunikasi Indonesia (PT LTI), di antaranya Pemegang Saham PT LTI Alexander Runtuwene dan Komisaris Utama PT LTI Teni Agustini. Sinergi antara pemerintah daerah dan dunia usaha ini menjadi preseden positif dalam mengintegrasikan kepedulian lingkungan ke dalam program tanggung jawab sosial serta investasi berkelanjutan di wilayah kepulauan.

Baca Juga:  Ketua Umum NAPIRI Alfa Kaliey Apresiasi Upaya Gubernur Yulius Perjuangkan Legalitas Penambang Rakyat Sulut

 

Hutan mangrove yang lestari terbukti tidak hanya menangkal benturan gelombang, tetapi juga berfungsi sebagai kawasan pemijahan (nursery ground) biota laut yang kaya. Bagi masyarakat Sitaro yang mayoritas menggantungkan mata pencaharian pada sektor perikanan tangkap, keberadaan mangrove yang terjaga secara langsung menjamin ketersediaan komoditas laut dan menopang stabilitas ekonomi lokal secara berjangka panjang.

 

“Semoga setiap pohon yang kita tanam hari ini menjadi warisan hijau bagi anak cucu kita, memperkuat ketahanan pesisir Kabupaten Kepulauan Sitaro, serta menjadi bukti nyata bahwa melalui semangat gotong royong dan kolaborasi, kita mampu menjaga alam demi masa depan yang lebih baik,” harapnya.

 

Prosesi peringatan Hari Mangrove Sedunia ini diakhiri dengan penyerahan bibit mangrove secara simbolis kepada Camat Siau Barat Selatan (Sibarsel), Camat Siau Timur Selatan (Sitimsel), serta perwakilan dari wilayah Tagulandang. Penyerahan tersebut menandai dimulainya perluasan gerakan penghijauan pesisir yang diharapkan merebak ke seluruh penjuru pulau di Kepulauan Sitaro. (**)

 

Baca Juga:  Kuliah S2 di China, Suka Nian Gao saat Imlek, Santa Berharap Penulisan Thesis dan Magang Lancar

Editor: Jasman

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini