32.4 C
Manado
Selasa, Agustus 25, 2026
spot_img
Beranda Sulut Minut Kemeriahaan LTF 2026, Budaya Lokal Jadi Magnet Pariwisata Likupang, Joune Ganda Dorong...

Kemeriahaan LTF 2026, Budaya Lokal Jadi Magnet Pariwisata Likupang, Joune Ganda Dorong Dampak Berkelanjutan Tak Berhenti di Festival

blank

MINUT,Radarmanadoonline.com_Likupang Tourism Festival (LTF) 2026 resmi ditutup di Pantai Paal Marinsow, Likupang Timur, Minggu (23/8/2026), setelah berlangsung selama tiga hari.

Festival yang dibuka Bupati Minahasa Utara Dr. Joune Ganda pada Jumat (21/8/2026) tersebut menghadirkan sejumlah agenda, di antaranya pertunjukan seni dan budaya, Masamper, parade kostum bahari, lomba bakar ikan, voli pantai, pacuan roda sapi, pameran UMKM, serta festival musik dengan penampilan Vicky Salamor.

Selain menjadi ruang promosi pariwisata, festival juga memberikan panggung bagi pelaku UMKM lokal. Ketua TP-PKK Minahasa Utara Rizya Ganda Davega turut mengunjungi stan dan membeli sejumlah produk lokal, termasuk kain khas daerah dan kerajinan batok kelapa binaan Dekranasda Minut Wale Gonofu.blank

Baca Juga:  Hadapi Ancaman Kekeringan, Bupati Joune Ganda Tetapkan Status Siaga Darurat

“Ini bentuk dukungan nyata kita. Pelaku UMKM sedang berjuang keras mempromosikan identitas Minahasa Utara melalui karya mereka, jadi harus kita dukung langsung di lapangan,” kata Rizya.

Salah satu atraksi yang mendapat perhatian adalah pacuan roda sapi, yang mengangkat tradisi masyarakat Tonsea ke dalam rangkaian festival. Sementara panorama Pantai Paal Marinsow menjadi daya tarik utama yang memperkuat pengalaman wisata pengunjung selama festival berlangsung.

Pada malam penutupan, ribuan pengunjung memadati kawasan Pantai Paal. Penampilan Vicky Salamor menjadi salah satu daya tarik utama. Suasana konser kemudian berubah menjadi lebih emosional ketika para penonton diajak mengirimkan doa bagi warga yang terdampak bencana di NTT, Sumatera dan Kalimantan.blank

Baca Juga:  Apel Perdana 2026, Bupati Joune Ganda Tekankan Pelayanan Publik dan Inovasi ASN

Bupati Joune Ganda menegaskan, LTF tidak boleh berhenti sebagai festival tahunan yang hanya menghadirkan kemeriahan sesaat. Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara ingin festival tersebut menjadi bagian dari strategi jangka panjang pengembangan pariwisata sekaligus memberi dampak ekonomi bagi masyarakat.

“Likupang Tourism Festival harus menjadi mesin ekonomi, bukan sekadar festival. Keberhasilannya harus terlihat dari dampaknya bagi masyarakat, UMKM, kunjungan wisatawan dan aktivitas ekonomi di Likupang. Pengembangan pariwisata harus berkelanjutan dengan melibatkan masyarakat serta mengangkat budaya dan produk lokal agar Likupang dikenal hingga tingkat internasional,” ungkapnya.

Ia jugq menyampaikan apresiasi kepada Ketua Panitia Samuel Ray Dondokambey bersama seluruh panitia, sponsor, masyarakat, serta semua pihak yang telah mendukung pelaksanaan LTF 2026 selama tiga hari. Ia menilai dukungan dan keterlibatan berbagai pihak menjadi bagian penting dalam menyukseskan festival sekaligus memperkuat promosi pariwisata Likupang.

Baca Juga:  Kejari Minut Musnahkan Barang Bukti Kasus Pidum Periode September-Desember

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Minahasa Utara Jein Barantian mengatakan, LTF 2026 menjadi bagian dari upaya memperkuat promosi pariwisata Likupang sekaligus meningkatkan keterlibatan masyarakat dan pelaku UMKM.

“Melalui LTF, kami berharap potensi pariwisata Likupang semakin dikenal dan mampu menarik lebih banyak wisatawan, sekaligus memberikan ruang bagi masyarakat untuk terlibat dalam pengembangan pariwisata,” ujarnya. (More)

 

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini