Advertisement
ManadoNasionalSulut

Akademisi Unsrat Sebut Netizen Terlalu Tendensius, Maxi: Gubernur Yulius Justru Bangun Konektivitas Pariwisata untuk Sulut Kedepan

Penulis: Jufri Mantak

MANADO,Radarmanadoonline.com – Dukungan terhadap langkah Gubernur Sulawesi Utara, Yulius Selvanus, dalam membuka konektivitas pariwisata antara Sulut dan Tana Toraja terus mengalir.

Salah satunya datang dari akademisi Universitas Sam Ratulangi (Unsrat), Dr. Maxi Egeten, SIP, M.Si.

Ia menilai bahwa sejumlah kritik yang muncul di media sosial terhadap kunjungan Gubernur Sulut ke Toraja cenderung tendensius dan tidak berpandangan jauh ke depan.

“Saya sangat setuju saat Gubernur Sulut ke Tana Toraja. Apa yang dilakukan beliau, termasuk mengenakan pakaian adat dan menghadiri agenda budaya, itu bentuk penghormatan terhadap budaya lokal di sana dan sama sekali bukan berarti beliau mengabaikan budaya Sulut,” ujar Egeten saat diwawancarai, Kamis 10 Juli 2025.

Menurutnya, kunjungan Gubernur Yulius Selvanus ada di poin penting yaitu penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Gubernur Sulut dengan Gubernur Sulsel.

Itu menurut Egeten adalah langkah strategis untuk membangun konektivitas pariwisata antarwilayah yang memiliki potensi budaya dan destinasi pariwisata yang kuat.

“Salah satunya Tana Toraja, karena kita semua tahu di sana punya kekuatan budaya yang kental, dan membuka jalur langsung ke sana adalah langkah positif. Kita harus melihat ini sebagai peluang untuk saling menguntungkan. Akan ada take and give, bukan hanya wisatawan Sulut ke Toraja, tapi sebaliknya juga,” tegasnya.

Menanggapi anggapan bahwa pemilihan Toraja sebagai daerah awal koneksi karena kedekatan pribadi Gubernur, Dr. Egeten menilai hal itu wajar.

“Kalau memang ada kedekatan, itu bukan masalah. Yang penting adalah hasil yang bisa dirasakan masyarakat Sulut dalam jangka panjang,” tambahnya.

Ia pun mengajak masyarakat, khususnya para netizen, untuk tidak terlalu cepat menilai negatif tanpa melihat konteks yang lebih luas.

“Apa yang disampaikan sebagian masyarakat itu terlalu tendensius. Padahal, apa yang dilakukan gubernur bisa berdampak besar bagi kemajuan pariwisata dan ekonomi Sulut di masa depan,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button